Rabu, 24 Juni 2009

Cara membuat Slide Show bernarasi

Sebenarnya ada banyak program untuk melakukan pekerjaan ini. Tetapi Anda bisa memakai Windows Movie Maker. Kenapa? Sebab kalau menggunakan Windows XP atau Vista, Anda langsung mendapatkannya tanpa harus mencari-cari lagi.

Untuk memanggil program ini, pilih dari menu Start, All Programs, Accessories, Windows Movie Maker. Untuk memasukkan foto-foto yang Anda inginkan, klik Import pictures, yang mana dapat Anda temukan di panel kiri. Pilih gambar pilihan Anda pada dialog box yang keluar. Kemudian drag gambar tersebut ke panel Storyboard/Timeline di bagian dasar dari window itu.

Begitu gambar-gambar tersebut sudah berada di sana, Anda dapat mengatur kembali urutannya, menghapus yang tidak diperlukan, menambahkan efek transisi seperti wipes dan dissolves. Jika Anda berada dalam mode Timeline (lawan dari mode Storyboard), Anda bisa mengatur berapa lama waktu tampil dari masing-masing gambar. Anda dapat mengetahui itu semua di mode Timeline karena di sana ada semacam garis ukur untuk waktu di atas thumbnail dari gambar, dan sebuah tombol atau link untuk berpindah ke mode Storyboard.

Anda akan membutuhkan sebuah microphone yang terpasang di PC Anda untuk merekam narasi yang akan dimasukkan. Ketika sudah terpasang, pilih Tools, Narrate Timeline. Semuanya akan jelas setelah itu.

Anda dapat memainkan video itu di Movie Maker, dalam bentuk window kecil atau full-screen, tetapi Anda perlu untuk meng-convert slideshow itu ke bentuk lain jika Anda ingin membaginya ke orang lain. Anda akan menemukan banyak pilihan di panel kiri program di bawah tulisan Finish Movie (di XP) dan 'Publish to' (di Vista). Jika Anda punya XP Media Center, atau Vista Home atau Ultimate, Anda akan dapat menemukan pilihan untuk mem-burn-nya ke DVD

[+/-] Selengkapnya...

Jika Flashdisk Tidak Bisa Dicabut Lewat Perintah 'Safely Remove Hardware'

Setiap kali akan mencabut flashdisk, biasanya kita akan menggunakan perintah Safely Remove Hardware. Tetapi terkadang keluar pesan error Generic Volume Cannot Be Stopped yang menghambat kita untuk mencabut flashdisk kita. Kenapa bisa begitu dan bagaimana mengatasinya?

Blogger PC World mengungkapkan penyebab kenapa Windows tidak mengizinkan kita untuk mencabut flashdisk adalah karena ada file, program atau suatu proses dari sistem yang masih bekerja pada flashdisk tersebut. Mencabutnya saat masih terjadi akses data pada flashdisk akan mengakibatkan ada beberapa file akan corrupt dan bisa membuat flashdisk menjadi rusak.

Cara mengatasinya bisa dimulai dengan menutup semua window Explorer yang masih terbuka. Meski mereka tidak sedang menampilkan isi dari drive, mereka mungkin sedang melakukan proses pada drive.

Selanjutnya, tutup program yang mungkin sedang mengakses file atau folder yang ada pada flashdisk. Sebagai contoh Anda sedang membuka file Word yang ada di flashdisk, maka Anda harus menutup file Word yang sedang terbuka tersebut.

Jika semua itu masih belum saja menjadi solusi, kemungkinan ada program yang sedang mengakses flashdisk tanpa sepengetahuan Anda. Contohnya mungkin program antivirus sedang melakukan scanning atau mengawasi flashdisk Anda. Ini akan membuat safe removal akan sulit dilakukan.

Jika Anda menggunakan program pemonitor sistem, coba lihat setting-nya apakah bisa Anda tidak mengikutkan external drive. Tetapi memang sedikit beresiko karena flasdisk sering menjadi sumber virus.

Karena hal ini pula penulis menambahkan kemungkinan lain kenapa tidak bisa dilakukan safely remove adalah ada virus yang sedang menulari flashdisk atau sedang meng-copy-kan diri dari flashdisk ke komputer Anda! Hal ini bisa menjadi kemungkinan terakhir jika Anda sudah memastikan tidak ada program dan file, baik yang terlihat atau tidak, yang sedang melakukan proses pada flashdisk. Jika Anda masih bisa mengamati isi flashdisk maka dalam kasus ini isi dari flashdisk Anda akan bertambah dengan file-file baru dan aneh yang sebelumnya tidak pernah Anda copy-kan.

Jika masalahnya sulit untuk diatasi terutama jika karena ada akses dari program yang tidak Anda ketahui termasuk juga virus, Anda bisa mencoba langkah terakhir. Pertama, Anda bisa menunggu sampai proses shutdown untuk mencabutnya. Kedua jika Anda benar-benar butuh cepat untuk mencabutnya tanpa bisa menunggu sampai shutdown terutama jika yang mengaksesnya adalah virus, lihatlah lampu yang ada pada flashdisk. Pastikan tidak ada aktivitas, baru Anda bisa langsung mencabutnya tanpa mengindahkan peringatan yang ada. Tentu saja cara ini mengandung resiko terjadi kerusakan data pada flashdisk.

[+/-] Selengkapnya...

Tips merubah Video Youtube menjadi file MP 3

Ketika kesulitan untuk membeli lagu-lagu edisi khusus di toko-toko musik online, biasanya kita hanya bisa berpuas diri mendengarkannya di YouTube. Kita tidak akan bisa memasukkannya di ponsel atau iPhone kita, untuk didengarkan kapan saja. Tapi sebenarnya ada satu cara untuk menjadikan video itu menjadi file MP3.

Dengan menjadikannya file MP3, maka kita akan dapat memutarnya kapan saja di media yang kita punya. Cara itu didapat dengan adanya situs Video 2 MP3, yang dapat mengubah semua video yang ada di YouTube menjadi file MP3.

Caranya pun cukup mudah, hanya perlu copy dan paste alamat URL yang ada di halaman video YouTube ke kotak yang disediakan dan kemudian tinggal klik Convert. Kemudian tunggu beberapa menit.

Ketika Video 2 MP3 selesai melakukan proses converting, Anda akan bisa melihat link ke file MP3-nya. Klik kanan padalink itu dan pilih opsi download sesuai dengan browser Anda. Kemudian tinggal copy-kan ke media yang Anda inginkan.

Catatan untuk pengguna Firefox, ada extension Video 2 MP3 yang akan langsung memunculkan link download file MP3 untuk setiap halaman video YouTube yang tampil. Dengan cara ini, akan menghemat langkah Anda dalam copy dan paste alamat URL-nya.

[+/-] Selengkapnya...

Tips Merubah Foto Biasa Jadi Poster Dinding Berukuran Besar


Ingin cara gratis untuk menghiasi dinding kamar? Blogger PCWorld, Rick Broida, memberikan tips mudah membuat poster berukuran raksasa dari segala macam gambar untuk ditempelkan di dinding.

Caranya cukup memakai tool gratis bernama Rasterbator. Ada dua cara untuk menggunakan Rasterbator. Pertama, Anda bisa upload gambar ke situsnya (http://homokaasu.org/rasterbator/). Kedua, Anda bisa download program Rasterbator versi Windows di alamat http://arje.net/rasterbator. Untuk menggunakan program ini, Anda harus memastikan dulu sudah meng-install Microsoft .NET Framework 1.1 dan program pembuka file PDF.

Versi web-nya sedikit lebih baik karena Anda bisa mengatur ukuran hasil jadinya dengan drag tepi frame tanpa harus memasukkan angka-angkanya secara manual.

Tetapi apapun metode yang Anda pilih, hasilnya kurang lebih sama: suatu gambar diperbesar yang dicetak di beberapa lembar kertas, yang mana tinggal Anda susun sesuai urutannya dan memasangnya di dinding kamar Anda.

Tentu saja, semakin besar ukuran poster yang dicetak, Anda akan menghabiskan lebih banyak kertas dan tinta. Apalagi jika Anda mencetak gambar berwarna, maka kemungkinan besar tinta Anda akan berkurang separuh. Untuk lebih berhemat coba cetak poster dalam warna hitam putih di printer laser.

Anda kemungkinan harus sedikit menggunting jika printer Anda tidak bisa mencetak sampai bagian tepinya. Mesti terkadang Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih rapi dengan tetap menyisakan tepi putih tipis di sekeliling setiap lembar yang Anda cetak.

Ini merupakan cara yang sangat murah karena tool ini gratis. Anda hanya perlu keluar modal untuk kertas, isi tinta/toner dan berbagai alat untuk menempelkan poster yang sudah jadi tersebut ke dinding kamar Anda.

[+/-] Selengkapnya...